Selayaknya seorang muslim untuk menerima apa pun yang datang dari Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala
وما اتاكم الرسول فخذوه وما نهاكم عنه فانتهوه
“Apapun yang datang dari Rasul ambillah oleh kalian dan apapun yang dilarang oleh Rasul jauhilah oleh kalian.” (Al-Hasyr : 7)
Seorang muslim hendaknya tidak mendahulukan akal logika, perasaan, adat istiadat atauapun itu daripada Al Quran dan Hadits Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam.
Rasululla Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim bahwasanya Sahabat Abu Hurairah dan Abdullah Ibn ‘Umar mendengar Rasululla Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda
لعن الله الواشمة والمستوشمة
“Allah melaknat orang yang membuat tato dan yang minta untuk dibuatkan tato.”
Laknat Allah adalah dijauhkannya seseorang dari Rahmat-NYA dan ini bentuk adzab dan dosa yang sangat besar, maka orang yang membuat tato dan yang minta untuk di tato terjatuh dalam dosa besar, yang hukumnya adalah haram dan dia terancam di hari kiamat dengan adzab.
Wallahu A’lam

